Dipicu Ambruknya IHSG, Rupiah Ditutup Anjlok ke Level Rp16.428 per USD
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara aktifitas perdagangan (trading halt) di pasar saham Tanah Air.

Nilai tukar mata uang Rupiah ditutup melemah 22 poin ke level Rp16.428 per USD pada perdagangan Selasa (18/3). Sedangkan untuk perdagangan Rabu besok, mata uang garuda diperkirakan menguat direntang Rp16.390 - Rp16.430 per USD.
Pengamat pasar modal, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan nilai tukar Rupiah disebabkan oleh anjloknya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 5 persen pada hari ini.
Akibatnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara aktifitas perdagangan (trading halt) di pasar saham Tanah Air, usai IHSG terkoreksi cukup dalam pada pukul 11:19 WIB.
"Iya ada pengaruh dari tertekannya IHSG," kata Ibrahim saat dikonfirmasi Merdeka.com di Jakarta.
Selain itu, sentimen negatif datang dari defisit APBN fiskal sebesar Rp31,2 triliun atau 0,13 persen terhadap PDB per Februari 2025. kondisi ini perparah dengan penurunan penerimaan pajak sebesar 30,19 persen (yoy), menjadi tanda bahaya bagi keberlanjutan kebijakan ekonomi pemerintah.
"Jika tidak ada langkah korektif yang tegas, bukan tidak mungkin defisit bisa melebar hingga melebihi batas aman di akhir tahun," ujarnya.
Pelemahan Daya Beli Masyarakat
Selain pajak, pelemahan IHSG dipengaruhi oleh kondisi pelemahan daya beli masyarakat. Inflasi pangan dan energi yang masih bertahan di atas 4 persen berpotensi menekan konsumsi rumah tangga yang merupakan kontributor terbesar terhadap PDB.
"Jika daya beli masyarakat terus melemah, maka sektor ritel, UMKM, hingga industri manufaktur akan terdampak signifikan. Ini bisa menjadi awal dari perlambatan ekonomi yang lebih dalam," bebernya.
Dari sisi eksternal, kebijakan tarif yang digencarkan Presiden AS Donald Trump menambah ketidakpastian perekonomian global. Trump terus menargetkan pengenaan tarif lebih tinggi, utamanya kepada Eropa, Tiongkok, Kanada, dan Meksiko yang membukukan surplus perdagangan., mengumumkan serangkaian tindakan
"Kekhawatiran atas gangguan ekonomi dari tarif tersebut memicu ketakutan akan resesi AS," sebut Ibrahim.
Kondisi Eksternal
Terbaru, Israel kembali melancarkan serangan terhadap target Hamas di Gaza, pembicaraan gencatan senjata gagal. Serangan itu dilaporkan menewaskan lebih dari 200 orang, termasuk pejabat senior Hamas, dan memicu kemarahan dari kelompok itu, yang menuduh Israel melanggar gencatan senjata Januari.
Dengan sejumlah rangakaian peristiwa tersebut, membuat investor global cenderung lebih berhati-hati dalam mengalokasikan dana. Akibatnya, aliran modal ke pasar negara berkembang seperti Indonesia pun ikut terhambat.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482938/original/081714600_1769299677-Hogi_dan_Arsita.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482937/original/067040800_1769297894-Bendera_PDIP_berkibar_di_depan_kantor_PPP_Tuban.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482936/original/079259800_1769297387-Wakil_Menteri_Perlindungan_Pekerja_Migran_Indonesia__P2MI___Dzulfikar_Ahmad_Tawalla.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482934/original/022637500_1769296527-Motor_terduga_pelaku_perampokan_di_Lampung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1953505/original/071520100_1519978843-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482933/original/040680200_1769295761-Pelajar_tewas_tenggelam_di_Sungai_Oya_Gunungkidul.jpg)



















