Mengungkap Peran Penting Danantara dalam Pengembangan Pasar Modal Indonesia
Danantara diproyeksikan memainkan peran kunci dalam mendorong pendalaman pasar modal nasional.

Pembentukan Danantara dinilai menjadi salah satu perkembangan paling signifikan bagi pasar modal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Konsolidasi kepemilikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah satu payung diyakini akan mengubah pendekatan penggalangan dana, baik melalui obligasi maupun instrumen pasar modal lainnya.
Head of Debt Capital Markets South and Southeast Asia Citi, Nitesh Dugar menilai, pembentukan Danantara akan berdampak besar terhadap perkembangan pasar modal Indonesia. Menurutnya, konsolidasi BUMN dalam satu holding akan memengaruhi secara langsung strategi penggalangan dana.
"Dari perspektif pasar modal, pembentukan Danantara merupakan perkembangan besar. Konsolidasi kepemilikan BUMN di bawah satu payung akan berdampak signifikan terhadap strategi penggalangan dana anak usaha," kata Nitesh Dugar dalam Asia South Investment Banking Outlook 2026, Kamis (15/1).
Ia menyebut, Danantara diproyeksikan memainkan peran kunci dalam mendorong pendalaman pasar modal nasional. Tidak hanya sebagai alat konsolidasi aset negara, tetapi juga sebagai katalis pembiayaan proyek-proyek besar dan transisi ekonomi Indonesia.
Dalam konteks ini, keterlibatan lembaga keuangan global seperti Citi menunjukkan adanya peningkatan minat dan keyakinan investor terhadap masa depan pasar modal Indonesia.
"Kami melihat Danantara akan memainkan peran penting dalam pengembangan pasar modal Indonesia, dan Citi ingin menjadi mitra strategis dalam proses tersebut," ujarnya.
Citi Perhatikan Perekonomian Indonesia

Dugar mengatakan, Indonesia merupakan negara yang diperhatikan secara sangat aktif. Secara pribadi, ia mengaku telah lama terlibat dan berinvestasi di Indonesia.
Jika menelusuri perkembangannya, Indonesia telah berevolusi dari ekonomi yang didominasi minyak dan gas, kemudian batu bara termal, menjadi negara dengan sumber daya mineral strategis berbiaya rendah seperti nikel, tembaga, emas, dan molibdenum.
"Peran Citi adalah menjadi mitra dalam transisi tersebut bagi perekonomian dan korporasi Indonesia," ujarnya.
Citi Soroti Pendanaan Sumber daya Indonesia
Menurutnya, dengan meningkatnya perhatian terhadap isu ESG, pendanaan untuk batu bara termal menjadi semakin menantang, sehingga banyak perusahaan tambang besar di Indonesia beralih ke komoditas seperti tembaga, emas, dan nikel.
"Keunggulan Indonesia tidak hanya terletak pada cadangan sumber daya, tetapi juga pada biaya produksi yang rendah, yang menjadi faktor krusial dalam persaingan global," pungkasnya.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475693/original/008495600_1768641306-IMG_6770.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)













