Pemkab Penajam Paser Utara Perketat Distribusi Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengambil langkah proaktif memperketat pengawasan distribusi untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar tradisional, memastikan ketersediaan aman dan harga terkendali.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Perketat Distribusi Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, secara aktif memperketat pengawasan distribusi bahan pangan di berbagai pasar tradisional. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut. Upaya ini merupakan respons proaktif pemerintah daerah dalam mengantisipasi fluktuasi harga yang dapat merugikan masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara, Marlina, menegaskan bahwa ketersediaan bahan pokok di pasaran secara umum masih aman. Hal ini disampaikan Marlina saat menanggapi kondisi harga bahan pangan di Penajam pada Sabtu. Ia menambahkan, komoditas seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya terpantau tidak mengalami kelangkaan.
Meskipun demikian, pengawasan ketat tetap diberlakukan untuk mencegah potensi lonjakan harga yang tidak diinginkan. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berkomitmen untuk terus memantau dan mengintervensi pasar demi menjaga daya beli masyarakat. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam melindungi konsumen dari praktik penimbunan atau penjualan di atas harga wajar.
Kondisi Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Terkini di Penajam Paser Utara
Berdasarkan pantauan Diskukmperindag Kabupaten Penajam Paser Utara di beberapa pasar tradisional, harga bahan pokok menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Data terkini mencatat harga beras premium berada di kisaran Rp17.000 per kilogram, sementara beras medium dijual seharga Rp15.000 per kilogram. Ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga terpantau di harga Rp13.000 per kilogram, memberikan pilihan bagi masyarakat.
Selain beras, harga minyak goreng juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Minyak goreng dalam kemasan merek Minyakita terpantau dijual seharga Rp18.000 per liter. Untuk merek lainnya, harga minyak goreng dalam kemasan berkisar antara Rp20.000 hingga Rp22.000 per liter. Secara keseluruhan, harga bahan pangan lainnya di Penajam Paser Utara juga dilaporkan relatif stabil, menunjukkan efektivitas pengawasan distribusi.
Kondisi ketersediaan yang cukup dan harga yang stabil ini menjadi indikator positif dari upaya pemerintah daerah. Namun, kewaspadaan tetap dijaga mengingat dinamika pasar yang bisa berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, pengawasan intensif terus dilakukan untuk memastikan pasokan tetap lancar dan harga tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Strategi Pemerintah Kabupaten dalam Menjaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tidak hanya sekadar memantau, tetapi juga melakukan tindakan konkret untuk menjaga stabilitas harga. Diskukmperindag secara aktif melakukan pengawasan di lapangan, tidak hanya memberikan teguran kepada pedagang yang menjual di atas harga ketentuan, tetapi juga menelusuri akar penyebab mahalnya harga jual. Pendekatan ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah dari hulu hingga hilir.
Marlina menjelaskan bahwa jika ditemukan pedagang yang menjual harga tinggi, pihaknya akan melakukan pembinaan intensif. Selain itu, mereka akan menanyakan sumber barang dagangan tersebut dan berupaya mencarikan sumber pasokan yang lebih murah. Strategi ini diharapkan dapat menekan harga jual di tingkat konsumen, sehingga masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga yang tidak wajar.
Lebih lanjut, apabila pedagang mendapatkan pasokan dari distributor dengan harga yang sudah tinggi, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan mencari alternatif sumber pasokan lain yang lebih terjangkau dan lokasinya lebih dekat. Langkah ini merupakan bentuk intervensi pasar yang dilakukan Pemkab Penajam Paser Utara. Koordinasi dengan Badan Logistik (Bulog) juga menjadi bagian dari strategi ini, memastikan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga.
Melalui berbagai upaya ini, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal. Pengawasan distribusi yang ketat, pembinaan pedagang, pencarian sumber pasokan alternatif, dan koordinasi dengan Bulog adalah pilar utama dalam memastikan harga bahan pokok tetap terkendali. Hal ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mencegah inflasi yang merugikan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382314/original/023006700_1760577182-WhatsApp_Image_2025-10-15_at_23.02.34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476329/original/098209100_1768728369-IMG_4903.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469235/original/018631400_1768099529-WhatsApp_Image_2026-01-11_at_09.32.24__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476365/original/034456100_1768732998-WhatsApp_Image_2026-01-17_at_15.59.35.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475865/original/031467900_1768665486-MU.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476142/original/031022700_1768713983-WhatsApp_Image_2026-01-18_at_12.09.03.jpeg)














