Korut tahan kapal nelayan Korsel

Korea Utara menahan sebuah kapal nelayan Korea Selatan beserta tujuh anak buah kapalnya.
Korea Selatan menuntut agar mereka segera dibebaskan tetapi ada kekhawatiran masalah ini akan sulit karena meningkatnya ketegangan baru-baru ini antara pemerintah kedua negara.
Pasukan penjaga pantai Korea Selatan mengatakan kapal nelayan itu ditangkap dan dibawa ke pelabuhan di Korea Utara.
Tujuh awaknya yang terdiri dari empat warga Korea Selatan dan tiga warga Cina sedang diinterogasi.
Ada kekhawatiran masalah ini akan menjadi sulit karena penahanan ini terjadi bersamaan dengan diadakannya pelatihan angkatan laut berskala besar yang dilakukan oleh Korea Selatan bersama Amerika.
Latihan militer
Latihan itu dimaksudkan untuk mengirim pesan kepada Korea Utara menyusul penenggelaman salah satu kapal perang Korea Selatan bulan Maret lalu.
Rencana latihan sudah memicu ancaman dari Korea Utara, yang selama ini menyangkal bertanggung jawab terhadap penenggelaman kapal itu.
Tahun lalu Korea Utara membebaskan empat nelayan Korea Selatan hampir sebulan setelah mereka ditangkap.
Pyongyang mengatakan mereka ditangkap karena masuk ke wilayah perairan negara itu.
Tetapi kasus-kasus seperti ini sekarang lebih jarang terjadi dibandingkan sebelumnya.
Selama beberapa tahun setelah Perang Korea di tahun 1950-an Korea Utara diyakini menculik ratusan nelayan Korsel dan banyak diantara mereka tidak pernah kembali.





























