BPBD Bantul Aktifkan Tujuh Pos Damkar, Tingkatkan Kesiapsiagaan Libur Akhir Tahun
BPBD Bantul mengaktifkan tujuh pos sektor pemadam kebakaran untuk tingkatkan kesiapsiagaan Damkar Bantul selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, antisipasi bencana kebakaran.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengambil langkah proaktif dengan mengaktifkan tujuh pos sektor pemadam kebakaran (Damkar). Langkah ini merupakan bagian dari upaya kesiapsiagaan menyeluruh untuk penanganan bencana kebakaran selama periode libur akhir tahun, mulai dari Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026. Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, menegaskan bahwa aktivasi pos-pos ini bertujuan untuk mengantisipasi dan merespons potensi insiden kebakaran di seluruh wilayah Bantul.
Pengaktifan pos Damkar ini dilakukan mulai Jumat, 26 Desember 2025, sebagai respons terhadap peningkatan aktivitas masyarakat dan potensi risiko kebakaran selama musim liburan. Setiap pos sektor Damkar dilengkapi dengan personel yang memadai serta peralatan yang dibutuhkan untuk penanganan cepat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berkoordinasi dengan pihak berwenang jika menemukan indikasi bencana alam atau kebakaran.
Dengan adanya tujuh pos yang tersebar strategis di wilayah Bantul, BPBD berharap dapat meminimalkan dampak dari potensi bencana kebakaran. Kesiapsiagaan Damkar Bantul ini didukung oleh sekitar 100 tenaga relawan kebakaran yang siap sedia membantu. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan keselamatan warganya selama periode libur panjang.
Tujuh Pos Damkar Siap Siaga di Bantul
BPBD Bantul telah mengaktifkan tujuh pos sektor pemadam kebakaran yang tersebar secara strategis di berbagai wilayah Kabupaten Bantul. Langkah ini diambil untuk memastikan respons cepat terhadap setiap insiden kebakaran yang mungkin terjadi selama periode libur akhir tahun. Setiap pos sektor Damkar tersebut mendapatkan dukungan penuh, termasuk ketersediaan mobil pemadam kebakaran dan segala peralatan yang diperlukan untuk operasi penyelamatan.
Mujahid Amrudin menjelaskan bahwa kesiapsiagaan ini juga didukung oleh sekitar 100 tenaga relawan kebakaran. Para relawan ini berperan penting dalam memperkuat kapasitas penanganan bencana di lapangan. Dengan sinergi antara BPBD dan relawan, diharapkan penanganan kebakaran dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien di seluruh wilayah Bantul.
Masyarakat diimbau untuk tidak ragu berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila melihat indikasi bencana alam atau kebakaran. Pelaporan dapat dilakukan melalui Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) atau tim rescue BPBD Bantul. Selain itu, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul juga siap siaga selama 24 jam untuk menerima laporan dan mengkoordinasikan penanganan cepat.
Imbauan Pencegahan Kebakaran dari BPBD Bantul
Meskipun pemerintah telah menyiapkan langkah kesiapsiagaan yang matang, BPBD Bantul tetap menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran. Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, mengingatkan agar setiap rumah tangga memperhatikan potensi risiko kebakaran di lingkungan tempat tinggal mereka. Pencegahan dini di tingkat rumah tangga menjadi kunci utama untuk meminimalkan insiden yang tidak diinginkan.
Bagi masyarakat yang berencana bepergian atau meninggalkan rumah selama libur akhir tahun, sangat penting untuk memastikan semua perangkat elektronik dan kelistrikan dalam posisi mati. Hal ini termasuk mencabut pengisi daya ponsel, laptop, dan pengisi daya mobil listrik dari stop kontak. Tindakan sederhana ini dapat secara signifikan mengurangi risiko terjadinya korsleting listrik yang memicu kebakaran.
Selain itu, potensi kebakaran yang disebabkan oleh elpiji juga perlu diwaspadai. Masyarakat diharap memastikan regulator tabung gas berada dalam posisi mati saat akan meninggalkan rumah. Untuk keamanan ekstra, Mujahid Amrudin menyarankan agar regulator dicopot sepenuhnya dari tabung gas. Penting juga untuk memastikan tidak ada bau gas yang muncul di area tersebut, sehingga potensi kebakaran dapat diminimalisasi baik di rumah tangga maupun di lingkungan perusahaan.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)









