Happy dan Optimis, Persiapan Nikita Mirzani Hadapi Sidang Vonis Hari Ini
Nikita Mirzani bersiap menghadapi vonis kasus pemerasan dan TPPU, simak perjalanan kasusnya yang penuh liku.

Nikita Mirzani, selebriti Indonesia, dijadwalkan menghadapi sidang pembacaan putusan pada (28/10) hari ini. Ia terjerat dalam kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadapnya adalah pidana penjara selama 11 tahun dan denda Rp2 miliar.
Kasus ini bermula dari laporan dokter dan pengusaha Reza Gladys, yang menuduh Nikita melakukan pemerasan terkait ulasan negatif produk kecantikan di media sosial. Nikita mengaku tidak memiliki persiapan khusus untuk menghadapi sidang vonis dan berharap mendapatkan keadilan.
Selama persidangan, Nikita menunjukkan sikap optimis dan ceria, meskipun menghadapi tuntutan berat. Ia berharap momen sidang putusan yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda dapat membawa keadilan baginya.
Sidang Vonis Kasus Pemerasan dan TPPU
Nikita Mirzani akan menghadapi sidang vonis pada 28 Oktober 2025, setelah sebelumnya dituntut oleh JPU dengan pidana penjara 11 tahun. Tuntutan ini berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, di mana Nikita dianggap bersalah melakukan pemerasan dan pencucian uang.
Jaksa menilai bahwa sikap Nikita yang tidak mengakui kesalahan dan bersikap tidak sopan selama persidangan menjadi faktor yang memberatkan. Namun, adanya tanggungan keluarga menjadi pertimbangan meringankan dalam tuntutan tersebut.
Nikita didakwa melanggar Pasal 45 ayat 10 huruf A juncto Pasal 27B ayat (2) UU ITE juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP. Kasus ini berawal dari laporan Reza Gladys pada Desember 2024, yang merasa tertekan akibat ulasan negatif di media sosial.
Persiapan Nikita Menghadapi Vonis
Nikita Mirzani menyatakan tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi sidang vonis. Ia hanya meminta doa dari masyarakat agar mendapatkan keadilan. Saat tiba di pengadilan, ia menunjukkan ekspresi ceria dan optimis, mengaku merasa "happy, happy, happy".
Dengan pengawalan ketat, Nikita mengenakan gaun hitam dan sepatu hak tinggi saat memasuki ruang sidang. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pengacaranya, berharap momen ini dapat membawa hasil yang positif.
Nikita juga mengekspresikan harapannya untuk mendapatkan keadilan pada momen yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, menyatakan, "Pas banget hari Sumpah Pemuda ya. Semoga keadilan masih ada di PN Jaksel."





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477505/original/010719300_1768833274-Prabowo_Mahasiswa_Papua.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477503/original/080786400_1768831286-Bocah_lima_tahun_asal_Sukabumi_jago_matematika.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477497/original/032473000_1768829852-Prabowo_Rapat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477493/original/012138900_1768829400-Rektor_nonaktif_UNM_Karta_Jayadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477488/original/030082500_1768828543-Mapolres_Kudus.jpeg)

















