Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari DekatLihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Presiden Prabowo Kumpulkan Seluruh Pimpinan TNI di Istana, Bahas Apa?

{{caption}}
Daftar Nama Penumpang dan Kru Pesawat ATR 400 Rute Jogja-Makassar yang Hilang Kontak

{{caption}}
Nasihat Legenda Real Madrid demi Menyelamatkan Musim

{{caption}}
Warung Sate dan Cara Gibran Damaikan Raja Kembar Keraton Solo

{{caption}}
Kereta Jalur Pantura Terlambat hingga 2,5 Jam Akibat Rel Terendam Banjir di Kendal, KAI Minta Maaf

{{caption}}
Berdalih Dana Desa Belum Cair, Kades di Cianjur Tipu Warga Ratusan Juta untuk Jalankan Program

Topik Terkait
{{caption}}
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Saat Ini Terpecah Belah, Persaingan Semakin Tajam

Menurut Prabowo, kekuatan ASEAN tidak terletak pada konfrontasi, melainkan kemampuan untuk terus membangun keterlibatan yang konstruktif dan inklusif.

{{caption}}
Prabowo: Kami Sangat Senang Amerika Serikat Telah Membantu Memediasi Konflik Thailand-Kamboja

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap kontribusi Amerika Serikat dalam upaya mediasi konflik antara Thailand dan Kamboja.

{{caption}}
Fakta KTT ke-47 ASEAN: Prabowo Ajak Negara Bersatu, Tegaskan Prabowo Persatuan ASEAN Kunci Stabilitas Global

Presiden Prabowo Subianto menyerukan Prabowo Persatuan ASEAN di KTT ke-47, menekankan pentingnya solidaritas di tengah dunia yang terpecah belah. Apa pesan kunci untuk stabilitas kawasan?

{{caption}}
Prabowo Minta Negara ASEAN Berani Hadapi Ketidakpastian Global, Ini Kunci Persatuan di KTT ASEAN

Presiden Prabowo Subianto menyerukan negara-negara ASEAN untuk berani menghadapi ketidakpastian global dalam KTT ASEAN ke-47. Apa kunci kekuatan ASEAN menurut Prabowo?

{{caption}}
Tahukah Anda? Prabowo Ajak ASEAN Berani Hadapi Ketidakpastian Global, Tegaskan Persatuan Kunci Utama

Presiden Prabowo Subianto menyerukan negara-negara ASEAN untuk berani dan adaptif dalam menghadapi ketidakpastian global, menegaskan persatuan sebagai kekuatan utama untuk stabilitas kawasan.

{{caption}}
Tahukah Anda? Prabowo Disambut Hangat WNI di Kuala Lumpur Jelang KTT ASEAN Ke-47

Presiden Prabowo Subianto disambut meriah diaspora WNI di Kuala Lumpur jelang KTT ASEAN Ke-47. Simak detail kedatangan dan agenda penting Prabowo KTT ASEAN ini!

{{caption}}
Trivia: 50 Tahun TAC di 2026, Menlu Sugiono Tegaskan Persatuan ASEAN Penting Hadapi Dinamika Global

Menteri Luar Negeri Sugiono menyerukan Persatuan ASEAN dan sentralitasnya sebagai kunci menghadapi tantangan internal serta dinamika global yang kian kompleks. Apa saja seruannya?

{{caption}}
KTT ASEAN ke-47: Menlu RI Ingatkan TAC Hampir 50 Tahun, Dorong Persatuan dan Sentralitas ASEAN Hadapi Dinamika Global

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN dalam menghadapi tantangan global dan internal, menegaskan peran krusial kawasan.

{{caption}}
Prabowo Yakinkan Sultan Brunei, Lindungi Satu sama Lain

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja sama antara negara-negara anggota ASEAN

{{caption}}
Isi Pembahasan Presiden Prabowo dengan 1.200 Guru Besar dan Rektor di Istana

Ada beberapa pandangan yang akan disampaikan Prabowo kepada para guru besar yang hadir pada pagi ini.

{{caption}}
Kepercayaan Dinilai Jadi Modal Utama Pemerintahan Presiden Prabowo di Awal 2026

Azis menilai demokrasi tidak semata soal menang dan kalah, melainkan kemampuan menjaga agenda bersama setelah kontestasi politik berakhir.

{{caption}}
Siswi Sekolah Rakyat Dasar Kirim Surat untuk Presiden Prabowo: Terima Kasih, Kami Kini Bisa Merasakan Sekolah

Surat yang ditulis tangan tersebut melambangkan rasa syukur seorang anak yang kini dapat menikmati pendidikan berkat adanya Sekolah Rakyat.

{{caption}}
Dampingi Presiden Resmikan Infrastruktur RDMP, Menko AHY: Tonggak Kemandirian Energi Nasional

RDMP ini menjadi salah satu proyek strategis nasional dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi.

{{caption}}
Prabowo Kunjungi IKN Naik Helikopter, Perdana Sejak Menjabat Presiden

Kunjungan Prabowo ke IKN ini merupakan yang pertama setelah ia dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.

{{caption}}
Menteri Hukum: 76 Ribu Posbankum Wujudkan Pemerataan Keadilan di Indonesia

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengumumkan pembentukan lebih dari 76 ribu Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di 32 provinsi, menegaskan komitmen pemerintah dalam pemerataan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

{{caption}}
Menavigasi Orde Global Rapuh: Diplomasi Ketahanan Indonesia Jadi Pilar Kebijakan Luar Negeri

Di tengah tatanan global yang makin rapuh, Indonesia memperkenalkan 'Diplomasi Ketahanan Indonesia' sebagai strategi utama. Bagaimana kebijakan ini akan menjaga kepentingan nasional dan stabilitas global?

{{caption}}
CSIS: Diplomasi Regional Indonesia Perlu Lebih Fokus untuk Raih Peluang Global

CSIS menilai Kementerian Luar Negeri RI memiliki banyak peluang jika peran Diplomasi Regional Indonesia dijalankan dengan prioritas yang jelas, dimulai dari cakupan regional yang lebih terlihat.

{{caption}}
Penarikan Amerika Serikat dari IRENA Tak Goyahkan Dukungan Transisi Energi ASEAN

Direktur Jenderal IRENA, Francesco La Camera, memastikan penarikan Amerika Serikat tidak akan memengaruhi komitmen lembaga itu dalam mendukung transisi energi di Asia Tenggara, meskipun ada potensi dampak penarikan AS IRENA terhadap anggaran.

{{caption}}
Perkuat Kerja Sama Indonesia Turki, Menlu dan Menhan RI Temui Presiden Erdogan

Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan RI melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, memperkuat komitmen **Kerja Sama Indonesia Turki** di berbagai sektor strategis.

{{caption}}
Indonesia Tegaskan Dukungan Penuh untuk Turkiye Jadi Mitra Dialog Penuh ASEAN

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan kembali dukungan Indonesia untuk Turkiye di ASEAN sebagai mitra dialog penuh, membuka jalan bagi peningkatan kerja sama regional dan global yang lebih erat.

{{caption}}
AS Nilai Peran China Terbatas dalam Gencatan Senjata Thailand-Kamboja, Soroti Upaya Diplomatik Washington

Amerika Serikat menilai Peran China dalam gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja terbatas, karena Beijing baru bertindak setelah kesepakatan tercapai, berbeda dengan keterlibatan aktif AS yang memfasilitasi perdamaian.

Trending Now