Presiden Prabowo Minta Menteri Rapatkan Barisan, Buat Pemilu 2029?
Pesan itu disampaikan Prabowo kepada Cak Imin saat halalbihalal

Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba berpesan kepada para menteri yang duduk di Kabinet Merah Putih untuk merapatkan barisan. Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) membantah jika hal itu berkaitan untuk Pilpres 2029.
"Wah, masih jauh, masih jauh, Pemilu masih jauh," ujar Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/4).
Menurutnya, Prabowo ingin para menteri solid untuk menghadapi tantangan global. Atas hal itu, kepala negara meminta pembantunya merapatkan barisan.
"Kita mensolidkan supaya menghadapi tantangan global menghadapi kebutuhan ekonomi nasional ini percepatan harus merapatkan barisan," pungkasnya.
Kata Jubir Presiden
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba berpesan kepada para menteri yang duduk di Kabinet Merah Putih untuk merapatkan barisan.
Pesan itu dia sampaikan saat berkomunikasi dengan Ketua Umum PKB yang juga Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Dalam arahannya, Prabowo menginginkan para menteri untuk juga meningkatkan kerja sama.
"Tadi Pak Presiden juga menelepon saya menyampaikan selamat halalbihalal hari ini dan meminta kepada sesama menteri untuk terus merapatkan barisan," kata Cak Imin kepada wartawan, Minggu (20/4).
Apa makna dari pesan Prabowo tersebut? Dan bagaimana kondisi internal kabinet saat ini?
Menteri Sekretaris Negara (Menseneg) Prasetyo Hadi menjawab hal itu. Menurutnya, pesan rapatkan barisan bukan berarti ada kerenggangan di Kabinet Merah Putih.
"Jadi maknanya merapatkan barisan itu tidak selalu sedang ada sesuatu, tapi itu untuk menjaga semangat," jelas Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/4).
"Enggak ada kerenggangan," sambungnya.
Prasetyo yang baru mendapat tugas sebagai Juru Bicara Presiden itu menyampaikan Prabowo memandang Kabinet Merah Putih sebagai sebuah tim. Sebagai sebuah tim, kata dia, para menteri harus selalu merapatkan barisan.
"Itu kan biasa saja, itu umum saja. Sebagai sebuah tim, Bapak Presiden kan selalu menganalogikan Kabinet Merah Putih kita ini sebagai sebuah tim, ya memang kita harus terus merapatkan barisan," katanya.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)


















