FOTO: Melihat Lebih Dekat Reaktor Nuklir BRIN Terkemuka Indonesia di Serpong (merdeka.com)
ADVERTISEMENT
Pada hari Senin, 15 Juli 2024, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengizinkan awak media untuk meliput aktivitas ruang eaktor nuklir di Gedung Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J. Habibie, Serpong, Tangerang Selatan.
Staf Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan pengecekan pada ruang reaktor di Gedung Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS) di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J. Habibie Serpong, Tangerang Selatan, Senin (15/07/2024). Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Reaktor serba guna G.A. Siwabessy, yang merupakan salah satu fasilitas riset nuklir terkemuka di Indonesia, membuka pintunya untuk sejumlah ilmuwan, peneliti, dan pejabat pemerintah. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Reaktor riset tipe kolam ini menggunakan bahan bakar uranium silisida dan memiliki kapasitas 30 MWth.
Fasilitas ini mampu mendukung riset bahan bakar nuklir, radiografi neutron, analisis aktivasi neutron, riset berkas neutron, serta produksi radioisotop yang sangat berharga untuk keperluan medis dan industri. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Dalam kunjungan tersebut, para peserta diberikan kesempatan untuk melihat langsung operasi dan teknologi yang digunakan di RSG-GAS. Mereka juga mendapatkan penjelasan mendalam tentang berbagai proyek riset yang sedang berlangsung, serta potensi aplikasi dari hasil riset. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Di Gedung Serba Guna G.A. Siwabessy ini ada ruangan laboratorium-laboratorium yang ada di sekitar reaktor, di mana berbagai eksperimen dan analisis dilakukan. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Salah satu sorotan utama adalah penggunaan radiografi neutron untuk memeriksa struktur internal material tanpa merusaknya, yang memiliki aplikasi luas dalam bidang industri dan keamanan. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Selain itu, reaktor ini juga memainkan peran penting dalam analisis aktivasi neutron, yang digunakan untuk menentukan komposisi elemen dalam sampel dengan presisi tinggi. Teknik ini sangat berguna dalam berbagai bidang, termasuk geologi, arkeologi, dan lingkungan. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Oleh karena itu pentingnya teknologi nuklir dalam mendukung riset dan inovasi di Indonesia. Dengan fasilitas seperti RSG-GAS, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pemain utama dalam riset dan pengembangan teknologi nuklir di kawasan Asia Tenggara. Foto: merdeka.com / Arie Basuki
Staf Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan pengecekan pada -ruang reaktor di Gedung Serba Guna G.A. Siwabessy (RSG-GAS). Foto: merdeka.com / Arie Basuki
BRIN Siapkan Ekosistem Riset inovasi jangka panjang untuk menampung lulusan Sekolah Garuda dan sekolah unggul lainnya, sekaligus perbaiki fasilitas strategis demi riset berkualitas.
BRIN melakukan analisis sampel tanah terkontaminasi Cs-137 Cikande, Serang, untuk verifikasi dekontaminasi. Hasilnya krusial bagi keselamatan warga. Bagaimana prosesnya?
Indonesia, sebagai anggota BRICS dan negara terpadat keempat, memperkuat kerja sama energi dengan Rusia. Peluang apa saja yang terbuka untuk mengatasi tantangan energi nasional?
Situasi terkini di Greenland ditandai meningkatnya ketegangan geopolitik seiring menguatnya perbedaan pandangan antara Denmark, NATO, dan Amerika Serikat mengen
Panglima Koops Udara Nasional Marsdya TNI Minggit Tribowo memimpin serah terima jabatan dua posisi strategis di lingkungan Koopsudnas yang digelar di Jakarta.
Studi terbaru BRIN menyoroti emisi karbon lamun di Indonesia tidak seragam, dengan Jawa dan Sumatra mencatat nilai tertinggi, berpotensi melepas lebih banyak karbon ke atmosfer dan menjadi perhatian serius.
Riset terbaru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap faktor emisi karbon lamun di Jawa dan Sumatra menjadi yang tertinggi di Indonesia, memicu kekhawatiran akan dampak lingkungan dan perubahan iklim.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong revitalisasi Museum Situs Pasir Angin di Bogor, menjadikannya pusat pembelajaran sejarah yang relevan bagi generasi muda.
Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari, mengungkapkan bahwa air sinkhole yang terbentuk akibat runtuhan tanah ternyata mengandung bakteri dan logam berat berbahaya, sehingga tidak layak dikonsumsi tanpa analisis kimia.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan potensi ancaman fenomena sinkhole di Indonesia, khususnya kawasan batugamping, akibat proses alamiah pelarutan batuan yang berlangsung perlahan.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) memobilisasi ribuan mahasiswa dari lebih 80 Perguruan Tinggi untuk Penanganan Bencana di Sumatera, menegaskan peran vital kampus dalam memberikan solusi nyata bagi bangsa.