Heboh Kuota Haji Dipangkas Arab Saudi Akibat Banyak WNI Meninggal, ini Lama Waktu Tunggu Jemaah di Indonesia yang Bikin Geleng-geleng
Berikut lama waktu tunggu jemaah di Indonesia untuk bisa naik Haji.

Kabar mengejutkan datang dari penyelenggaraan ibadah haji. Beredar kekhawatiran Arab Saudi akan memangkas kuota haji Indonesia. Isu ini mencuat karena beberapa faktor yang menjadi sorotan pemerintah Arab Saudi. Lalu, apa saja penyebab potensi pemangkasan kuota haji dan bagaimana dampaknya bagi calon jemaah?
Salah satu penyebabnya adalah kinerja penyelenggaraan haji Indonesia yang dinilai kurang baik. Pemerintah Arab Saudi menyoroti masalah transparansi data kesehatan jemaah. Selain itu, pemberangkatan jemaah yang dinilai tidak sehat juga menjadi perhatian serius. Bahkan, ada laporan jemaah sakit parah tetap diberangkatkan.
Faktor lain yang memicu kekhawatiran adalah laporan kematian WNI di Arab Saudi. Kematian ini disebabkan berbagai faktor, mulai dari penyakit hingga kecelakaan. Meskipun tidak secara langsung terkait pemangkasan kuota, angka kematian WNI memperkuat kekhawatiran Arab Saudi terkait kesehatan dan keselamatan jemaah Indonesia. Melansir dari berbagai sumber, Kamis (12/6), simak ulasan informasinya berikut ini.
Wacana Pemangkasan Kuota Haji Indonesia Sempat Mencuat

Sempat beredar wacana pemangkasan kuota haji Indonesia hingga 50% untuk tahun 2026. Wacana ini menuai protes keras dari DPR dan Badan Penyelenggara Haji dan Umrah (BPJU).
Namun, berita terbaru menyebutkan pemangkasan tersebut dibatalkan setelah ada sinyal perbaikan dari pemerintah Indonesia.
Meski demikian, isu ini menjadi peringatan serius bagi Indonesia untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji. Pemerintah perlu berbenah, terutama dalam hal transparansi data kesehatan jemaah.
Selain itu, memastikan hanya jemaah yang sehat dan layak yang diberangkatkan juga menjadi prioritas. Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Gus Irfan, telah bertemu dengan Deputi Menteri Haji Arab Saudi.
Pertemuan tersebut membahas evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini dan persiapan musim haji 2026. Salah satu isu yang dibahas adalah ketidakpastian kuota haji Indonesia untuk tahun depan.
Lama Waktu Tunggu Haji di Indonesia Capai Puluhan Tahun
Waktu tunggu haji di Indonesia bervariasi antar provinsi, mulai dari 9 hingga 47 tahun. Provinsi dengan jumlah pendaftar tinggi seperti Jawa Timur dan Jawa Barat memiliki waktu tunggu lebih lama. Kuota haji yang terbatas dan tingginya minat masyarakat Indonesia menjadi penyebab utama.
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengakui kesulitan mendapatkan kuota tambahan petugas haji untuk tahun 2025/1446 H. Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan kuota haji 1446 H/2025 untuk jemaah haji Indonesia sebanyak 221 ribu jemaah.
"Saya sampaikan pada menteri haji (Arab Saudi) waktu itu kami agak kesulitan dan sangat bermohon kepada menteri haji supaya tambahan kuota itu minimum seperti tahun lalu," ujar Nasaruddin. Petugas haji perlu ditambah karena banyak jemaah Indonesia berusia lansia saat berangkat.
Haji Furoda: Janji Tanpa Antre Berujung Kekecewaan

Di tengah lamanya antrean haji, Haji Furoda muncul sebagai solusi instan: tanpa antre, cepat, dan legal. Namun, pada musim haji 2025 ini, ribuan calon jemaah Haji Furoda justru menghadapi kenyataan pahit. Visa tak kunjung terbit hingga batas akhir pelayanan.
Haji Furoda adalah program berhaji menggunakan visa mujamalah, yakni visa undangan langsung dari Pemerintah Arab Saudi. Visa ini tidak masuk dalam kuota resmi pemerintah Indonesia.
Visa ini diperoleh melalui sistem e-Hajj dan biasanya hanya bisa diakses oleh travel agent resmi yang bekerja sama langsung dengan Arab Saudi.
Situasi kuota haji Indonesia masih dinamis. Ancaman pemangkasan kuota menjadi peringatan serius bagi Indonesia. Peningkatan kualitas penyelenggaraan haji sangat penting, terutama dalam hal transparansi data kesehatan jemaah.
Pemerintah juga perlu berupaya memperpendek waktu tunggu haji melalui negosiasi penambahan kuota.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5357651/original/076578000_1758536150-616b3847-bf9b-4f66-9950-991a1c466855.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475249/original/075022200_1768559374-Jenazah_warga_Pati_dibawa_menggunakan_perahu_menuju_pemakaman.png)

















