Wali Kota Bogor Ajak Koperasi Berkontribusi dalam Program Makan Bergizi Gratis
Wali Kota Bogor Dedie Rachim ajak koperasi di Kota Bogor berkontribusi aktif dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini peluang besar bagi koperasi mengangkat ekonomi kerakyatan.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, secara resmi meminta seluruh koperasi yang ada di Kota Bogor untuk mengambil peran strategis. Permintaan ini terkait kontribusi aktif mereka dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dorongan signifikan ini disampaikan saat pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor Tahun 2025.
Dedie Rachim menekankan bahwa program MBG merupakan inisiatif penting dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat. Keterlibatan langsung koperasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut. Hal ini juga memberikan harapan baru bagi gerakan koperasi di Kota Bogor untuk berkembang lebih jauh.
Peluang besar ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh koperasi sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kolaborasi erat antar koperasi sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara efektif. Tujuannya adalah mencapai sasaran program secara merata dan berkelanjutan di seluruh Kota Bogor.
Peluang Koperasi dalam Pemenuhan Gizi Program MBG
Dedie Rachim menguraikan potensi besar yang dapat digarap oleh koperasi dalam implementasi program MBG. Kota Bogor, menurutnya, membutuhkan sekitar 100 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program ini. Jumlah SPPG yang masif ini diperlukan untuk melayani total 320 ribu penerima manfaat, meliputi pelajar, balita, hingga ibu hamil dan menyusui.
Kebutuhan SPPG yang signifikan ini membuka jalan lebar bagi koperasi untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai aspek. Koperasi dapat berperan sebagai penyedia layanan gizi, mengelola rantai pasok bahan makanan, atau bahkan menjadi distributor utama. Ini adalah kesempatan emas untuk memperkuat posisi koperasi di sektor pangan dan layanan publik.
Melalui kolaborasi yang solid antar koperasi, sistem ekonomi kerakyatan dapat disusun kembali dengan pondasi yang lebih kuat. Koperasi diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga inovator. Mereka bisa menciptakan model bisnis berkelanjutan yang tidak hanya mendukung program MBG tetapi juga meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Penguatan Kelembagaan dan Adaptasi Koperasi Bogor
Penguatan Dekopinda Kota Bogor menjadi kunci utama dalam menyukseskan peran koperasi di era modern ini. Wali Kota Dedie Rachim menekankan pentingnya kelembagaan yang kuat dan bersatu di antara koperasi. Hal ini esensial agar koperasi dapat mengangkat ekonomi kerakyatan secara signifikan dan berkelanjutan di Kota Bogor.
Ketua Dekopinwil Jawa Barat, Yuke Maulani Septina, turut menegaskan bahwa koperasi harus adaptif terhadap perubahan zaman yang cepat. Koperasi perlu memperkuat tiga pilar utama yaitu kelembagaan yang solid, keanggotaan yang aktif, serta aset yang dikelola secara profesional. Adaptasi ini krusial untuk menjaga relevansi koperasi.
Sinergi antar Dekopinda di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat juga menjadi fokus penting untuk pengembangan koperasi. Kota Bogor menjadi daerah pertama yang melaksanakan Musda Dekopinda di Provinsi Jawa Barat. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi contoh positif dan inspirasi bagi daerah lain dalam menggerakkan dan mengembangkan koperasi secara efektif.
Harapan Baru untuk Ekonomi Kerakyatan Melalui Koperasi
Program Makan Bergizi Gratis membawa harapan baru yang signifikan bagi gerakan koperasi di Kota Bogor. Keterlibatan langsung koperasi dalam program nasional ini adalah langkah maju yang menunjukkan kepercayaan pemerintah. Ini juga membuktikan potensi besar koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat.
Dedie Rachim menyatakan bahwa koperasi kini memiliki harapan baru yang cerah dengan adanya program MBG. Harapan ini tidak terlepas dari keinginan kuat Presiden Prabowo Subianto. Presiden menginginkan keterlibatan langsung koperasi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
Dengan memanfaatkan peluang ini secara optimal, koperasi dapat membuktikan perannya sebagai pilar ekonomi yang tangguh. Mereka dapat berkontribusi nyata dalam peningkatan gizi masyarakat secara luas. Sekaligus juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475693/original/008495600_1768641306-IMG_6770.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473406/original/018329500_1768441757-Real_Madrid_vs_Albacete_debut_Arbeloa-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475371/original/033901300_1768585843-IMG_2590.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474672/original/039878600_1768528837-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_08.49.17.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2982506/original/051530500_1575123274-BORGOL-Ridlo.jpg)










