Dituduh Dukun Santet, Perempuan Ini Tewas Dikeroyok
Seorang wanita harus meregang nyawa usai dituduh dukun santen.

Seorang wanita di India bernama Kiran Devi yang berusia 35 tahun tewas secara tragis setelah diserang oleh sekelompok orang yang merupakan tetangganya.
Insiden kekerasan ini terjadi akibat perselisihan antar keluarga yang dipicu oleh tuduhan mengenai praktik ilmu hitam.
Selain mengakibatkan kematian Kiran, serangan tersebut juga mengakibatkan dua orang lainnya mengalami luka serius.
Korban yang selamat dalam kejadian ini adalah suami Kiran, Naresh Choudhary, serta adik ipar perempuan, Lalita Devi, dan seorang kakak ipar lainnya.
Mengutip DailyStar pada Minggu, (18/1), pihak keluarga korban mencurigai bahwa pelaku terdiri dari Mukesh Chaudhary, Mahendra Chaudhary, Natru Chaudhary, dan Shobha Devi.
Kelompok tersebut dituduh melakukan serangan terhadap Kiran dengan menggunakan batu bata, batu, dan batang besi secara brutal.
Konflik ini bermula ketika anak Mukesh Chaudhary jatuh sakit. Rekha Devi, adik ipar korban, menjelaskan bahwa anak tersebut sebenarnya telah diperiksa oleh dokter dengan diagnosis gangguan otak.
Meskipun penjelasan medis telah diberikan, para tetangga tetap bersikeras untuk menyalahkan Kiran.
Menurut Rekha Devi, diagnosis dokter justru memicu tuduhan sihir terhadap Kiran. Tetangga-tetangga melabeli Kiran sebagai penyihir dan menuduhnya melakukan praktik jahat, yang pada akhirnya berujung pada serangan yang fatal tersebut.
Setelah serangan terjadi, seluruh korban luka segera dievakuasi ke rumah sakit sub-distrik. Dokter yang bertugas memberikan pertolongan pertama, namun mereka harus dirujuk ke rumah sakit distrik karena mengalami pendarahan yang parah.
Tragisnya, Kiran menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan menuju rumah sakit rujukan tersebut.
Tiga Terduga Pelaku Berhasil Ditangkap

Kepolisian setempat segera mengambil tindakan untuk menangani kasus ini. Ranjit Kumar, yang menjabat sebagai kepala polisi di Rajauli, Nawada, mengungkapkan bahwa konflik ini berawal dari perselisihan lama antara dua keluarga yang masih memiliki hubungan kerabat di daerah tersebut.
Ia juga mengonfirmasi bahwa empat hingga lima orang dari kedua belah pihak mengalami luka-luka akibat insiden ini. Saat ini, petugas telah menahan tiga orang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tim forensik juga telah melakukan pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian.
Jenazah Kiran akan diserahkan kepada keluarganya setelah proses autopsi selesai. Polisi menegaskan bahwa penyelidikan terkait dugaan pembunuhan ini masih terus berlanjut.
Hal ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani kasus yang melibatkan kekerasan antar keluarga tersebut. Penanganan yang cepat dan tepat diharapkan dapat mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.



























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523413/original/016886200_1772813353-4771.jpg)

















