Indonesia dan UNICEF Gelar Pelatihan Keamanan Pangan MBG di Biak Numfor
Indonesia bersama UNICEF dan Pemkab Biak Numfor menggelar pelatihan intensif bagi penjamah makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan keamanan pangan dan kualitas gizi.

Pemerintah Indonesia melalui Badan Gizi Nasional (BGN), bekerja sama dengan UNICEF dan pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, telah menyelenggarakan pelatihan bagi penjamah makanan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan di bawah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi inisiatif nasional. Pelatihan ini merupakan langkah proaktif untuk menjamin kualitas hidangan yang disajikan kepada masyarakat luas.
Kegiatan yang dibuka di Biak pada hari Jumat tersebut menekankan pentingnya peran penjamah makanan dalam rantai pasokan gizi. Fransisco Olla, staf ahli Bupati Biak, menegaskan bahwa penjamah makanan MBG wajib menunjukkan kemahiran dalam keamanan dan kualitas pangan. Kemahiran ini harus dibuktikan dengan sertifikasi resmi yang diakui.
Pelatihan peningkatan kapasitas ini berlangsung selama dua hari dan secara khusus ditujukan bagi penjamah makanan. Mereka bertugas di tiga dapur MBG yang beroperasi di wilayah Samofa, Biak Numfor. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk meningkatkan standar gizi dan kesehatan publik.
Pentingnya Sertifikasi dan Kepatuhan Standar Bagi Penjamah Pangan
Fransisco Olla menyoroti bahwa penjamah makanan memegang peranan krusial dalam memastikan hidangan yang disajikan aman, berkualitas tinggi, dan memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat. Ini berlaku baik untuk anak sekolah maupun masyarakat umum. Sertifikasi menjadi bukti konkret kompetensi mereka.
Beliau juga menekankan pentingnya penjamah makanan untuk mematuhi persyaratan kebersihan dan keamanan secara ketat. Kepatuhan ini harus diterapkan di seluruh proses, mulai dari persiapan, pemasakan, penyimpanan, hingga distribusi dan penyajian. Langkah ini esensial untuk menghindari degradasi makanan dan potensi keracunan.
Pelatihan keamanan pangan MBG ini dirancang untuk membekali para penjamah dengan pengetahuan dan keterampilan terkini. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan tugasnya sesuai standar tertinggi. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis: Tujuan dan Jangkauan Nasional
Dwi Kristanto, perwakilan UNICEF Indonesia, menjelaskan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini berfokus pada penjamah makanan di dapur MBG Biak Numfor. Pelatihan ini merupakan bagian integral dari dukungan UNICEF terhadap program gizi nasional.
Program MBG sendiri diperkenalkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai inisiatif unggulan nasional. Program ini dirancang untuk meningkatkan asupan gizi bangsa, memperbaiki kualitas sumber daya manusia, memperkuat ketahanan pangan, dan menstimulasi ekonomi lokal. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.
Sejak diluncurkan pada 6 Januari tahun ini, program MBG telah melayani sekitar 44 juta anak sekolah, ibu menyusui, ibu hamil, dan balita di seluruh negeri. Sekitar 15 ribu dapur MBG telah berhasil didirikan untuk mendukung jangkauan program yang luas. Target yang lebih ambisius adalah menjangkau 82,9 juta warga pada Maret 2026.
Penguatan Standar Keamanan Pangan Pasca Insiden Keracunan
Menyusul laporan kasus keracunan makanan di beberapa daerah, Presiden Prabowo memerintahkan BGN dan lembaga terkait untuk mengambil langkah-langkah. Langkah tersebut adalah menegakkan standar dan persyaratan yang lebih ketat bagi semua pihak yang terlibat dalam program. Ini menunjukkan respons cepat pemerintah terhadap isu keamanan pangan.
Langkah-langkah tersebut termasuk penguatan kapasitas penjamah makanan melalui program pelatihan keamanan pangan yang komprehensif. Pelatihan ini bertujuan untuk meminimalkan risiko keamanan. Ini adalah bagian dari strategi mitigasi risiko yang lebih besar.
Selain di Biak Numfor, kegiatan serupa telah dilaksanakan di berbagai wilayah lain. Contohnya termasuk Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan. Ini menunjukkan komitmen nasional untuk memastikan setiap hidangan MBG aman dan bergizi bagi seluruh penerima manfaat.
Sumber: AntaraNews


























:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

















