Prabowo Pimpin Pemusnahan Narkoba 214 Ton Lebih, Pilih Sabu dan Ekstasi buat Diuji Sampel Langsung Dimusnahkan
Prabowo kemudian dibantu mengenakan sarung tangan hitam untuk pengecekan barang bukti narkoba.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung momen pemusnahan 214,84 ton narkoba yang digelar di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, dia dipersilahkan memilih narkotika dan menyaksikan uji sampel bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Rabu (29/10).
Pantauan di lokasi, Prabowo yang tiba sekitar pukul 13.20 Wib langsung disambut Listyo Sigit dan diarahkan menuju tumpukan narkoba seberat 2,1 ton yang disisihkan dari total 214,84 ton.
Prabowo kemudian dibantu mengenakan sarung tangan hitam untuk pengecekan barang bukti narkoba. Dia terlihat menepuk beberapa kantong sebelum menuju tim uji sampel.
Setelahnya, Prabowo diminta untuk memilih narkoba yang hendak diuji sampel. Dia kembali menepuk kantong narkotika yang berada di jenis sabu dan ekstasi. Kantong berwarna merah muda pun diambil.
Tim uji sampel lantas melakukan uji sampel dan memaparkan hasilnya secara langsung kepada Prabowo dah Kapolri. Terlihat raut wajah kepala negara tersenyum.
Setelah uji sampel, Prabowo lantas mengambil satu kantong untuk melakukan pemusnahan narkotika secara simbolik. Dia memasukkan langsung barang bukti narkoba di tangannya ke mesin pembakaran.
Adapun selama periode oktober 2024 sampai dengan oktober 2025, Polri berhasil mengungkap 49.306 kasus, menangkap 65.572 tersangka, dan melaksanakan 1.898 program rehabilitasi penyalahguna narkoba melalui restorative justice.
Polri berhasil menyita barang bukti narkoba dengan mencapai 214,84 ton dengan estimasi barang bukti senilai Rp29,37 triliun.
Tidak berhenti pada pengungkapan narkoba. Polri juga menindak tegas Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari kejahatan narkoba, melalui pengusutan 22 kasus besar dengan 29 tersangka.
Polri berhasil menyita aset senilai Rp221,386 miliar, dengan rincian uang tunai yang dihadirkan sebanyak 18,883 miliar serta aset bergerak dan tidak bergerak senilai Rp202,503 miliar.





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475812/original/099904100_1768657086-Serpihan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5432495/original/005614800_1764809441-000_86ZV73K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5462366/original/095961900_1767572953-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475849/original/036253300_1768664192-20260117_192835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475854/original/014289600_1768664377-114456.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475845/original/086013600_1768663765-114070.jpg)






















