Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari DekatLihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Kepala OIKN Basuki Temui Seskab Teddy, Bahas Masukan Prabowo untuk IKN

{{caption}}
Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Prabowo dengan Para Rektor dan Guru Besar

{{caption}}
KPK Duga Sekjen Kemnaker Era Hanif Dhakiri Terima Uang Hasil Pemerasan TKA Rp 12 Miliar

{{caption}}
Polisi Tangkap 6 Pak Ogah Diduga Pungli di Exit Tol Rawa Buaya

{{caption}}
Kepala BPOM Bantah Kecolongan soal Susu Formula Nestle

{{caption}}
Klarifikasi SDN 3 Sindang Sari Lampung Soal Menu MBG Busuk Bikin 11 Siswa Keracunan

Topik Terkait
{{caption}}
SOKSI Dorong Pilkada lewat DPRD: Evaluasi Dua Dekade Pilkada Langsung

Organisasi sayap Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), mendorong wacana pemilihan kepala daerah atau Pilkada lewat DPRD sebagai bentuk evaluasi atas pelaksanaan Pilkada langsung yang telah berjalan sekitar dua dekade.

{{caption}}
DPRD DKI Jakarta Soal Wacana Perubahan Pilkada: Belum Ada Pembahasan Formal

Pilkada langsung selama ini merupakan hak konstitusional warga Jakarta yang tidak bisa diubah secara tergesa-gesa.

{{caption}}
Megawati Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD: Jangan Kerdilkan Demokrasi Atas Nama Efisiensi

Megawati menegaskan penyelenggaraan Pilkada secara langsung adalah pencapaian signifikan dan hasil dari perjuangan masyarakat dalam mewujudkan demokrasi.

{{caption}}
PDIP Tegaskan Pertahankan Pilkada Langsung dan Dorong E-voting untuk Efisiensi

PDIP secara tegas menyatakan komitmennya untuk mempertahankan Pilkada Langsung demi kedaulatan rakyat, sekaligus mendorong penerapan E-voting sebagai solusi efisiensi biaya politik dan penguatan integritas penyelenggara.

{{caption}}
Tegas! PDI Perjuangan Putuskan Tetap Dukung Pilkada Langsung oleh Rakyat

Jamaluddin menegaskan, bahwa hak kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin di daerah tidak boleh diganggu gugat demi menjaga legitimasi pemerintahan.

{{caption}}
PDIP Kritik Wacana Pilkada DPRD: Demokrasi Jangan Seperti Poco-Poco

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti wacana perubahan sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), menilai sistem tersebut sebagai kemunduran demokrasi yang 'maju-mundur' seperti.

{{caption}}
PDI Perjuangan Tegaskan Dukungan Kuat Terhadap Pilkada Langsung, Hindari Debat Lama yang Sudah Selesai Konstitusional

PDI Perjuangan secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap Pilkada Langsung. Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menyoroti pentingnya mekanisme ini untuk menentukan pemimpin daerah dan menghindari perdebatan yang sudah usai secara konstitusional.

{{caption}}
Pilkada Tidak Langsung: Langkah Rasional Menata Ulang Demokrasi Lokal Indonesia

Setelah dua dekade Pilkada langsung, wacana Pilkada tidak langsung kembali mengemuka sebagai langkah rasional untuk menata ulang demokrasi lokal Indonesia, mengatasi biaya politik tinggi dan polarisasi.

{{caption}}
Golkar Jatim Dukung Mekanisme Pilkada melalui DPRD, Sebut Lebih Sesuai Pancasila

DPD Partai Golkar Jawa Timur mendukung perubahan mekanisme Pilkada melalui DPRD, menilai sistem ini lebih selaras dengan filosofi Pancasila dan berpotensi meningkatkan kualitas kepemimpinan daerah.

{{caption}}
Mayoritas Warga Inginkan Pilkada Langsung, Populi Center Ungkap Hasil Survei Terbaru

Survei Populi Center menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia masih kuat menginginkan Pilkada Langsung. Temuan ini menyoroti pentingnya reformasi partai politik jika mekanisme pemilihan diubah.

{{caption}}
Gema Bangsa: Kepala Daerah Harus Dipilih Rakyat, Bukan Elite Politik

Indonesia pernah menerapkan sistem pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Namun, sistem tersebut kemudian diubah menjadi pemilihan langsung.

{{caption}}
Pakar Ingatkan: Pilkada oleh DPRD Berpotensi Perdalam Problem Demokrasi Indonesia

Pakar politik kontemporer Prof. Caroline Paskarina menilai mekanisme Pilkada oleh DPRD berisiko memperdalam masalah demokrasi, mengurangi partisipasi publik, dan memusatkan kekuasaan pada elite politik.

{{caption}}
Pilkada Konstitusional: Yusril Tegaskan Mekanisme Langsung atau Lewat DPRD Sama-sama Sah

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyatakan Pilkada langsung maupun lewat DPRD sama-sama konstitusional, memicu perdebatan penting tentang masa depan demokrasi daerah.

{{caption}}
PUSaKO Unand Tolak Tegas Wacana Pilkada Lewat DPRD, Sebut Lahirkan Korupsi Sistemik

Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Unand menolak keras wacana pengembalian mekanisme Pilkada lewat DPRD, menegaskan pilihan langsung adalah kedaulatan rakyat dan investasi demokrasi.

{{caption}}
Rapimnas Golkar 2025: Mengusulkan Pilkada Dipilih DPRD Demi Kedaulatan Rakyat

Partai Golkar melalui Rapimnas I Tahun 2025 secara resmi mengusulkan Pilkada Dipilih DPRD sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat, sekaligus memperkuat partisipasi publik.

{{caption}}
PBB Tolak Ambang Batas Parlemen Tinggi, Sebut Merugikan Rakyat dan Kaum Marginal

Partai Bulan Bintang (PBB) menolak keras ambang batas parlemen yang tinggi, menegaskan kebijakan tersebut merugikan masyarakat luas, terutama kaum marginal, dan menyerukan perubahan.

Trending Now