Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Tembus Level 10.000 di Tahun 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan IHSG mencapai 10.000 pada 2026 didorong optimisme pasar dan fondasi ekonomi nasional yang makin kuat.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan berbagai sentimen positif yang akan mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level 10.000 pada tahun 2026. Proyeksi optimis ini didasari pada keyakinan terhadap perbaikan fundamental ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Purbaya menyampaikan pandangannya ini seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, pada Jumat. Ia meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen secara tahunan (year-on-year) bukanlah angka yang mustahil untuk dicapai pada tahun ini.
"Saya pikir memang itu optimisme di pasar atau pelaku pasar bahwa kita akan membaik terus ke depan," ujar Purbaya. "Kalau saya lihat, fondasi ekonominya yang sudah membaik sekarang, tahun ini akan lebih baik lagi karena kebijakan kita dengan BEI sudah amat sinkron, harusnya ekonomi akan tumbuh lebih cepat, dan 6 (persen) bukan mustahil dicapai tahun ini."
Optimisme Pasar dan Fondasi Ekonomi Kuat Menopang IHSG 10.000 2026
Purbaya Yudhi Sadewa melihat adanya optimisme yang besar dari para pelaku pasar terkait prospek perekonomian nasional ke depan. Keyakinan ini menjadi salah satu pilar utama yang menopang target IHSG 10.000 di 2026, menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Fondasi ekonomi Indonesia saat ini dinilai sudah membaik secara signifikan, dan diperkirakan akan terus menunjukkan peningkatan kinerja. Kebijakan pemerintah yang sinkron dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) turut mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Dengan kondisi fundamental yang semakin solid, Purbaya yakin bahwa target pertumbuhan ekonomi 6 persen secara tahunan dapat terealisasi. Pencapaian ini akan secara langsung berdampak positif pada kinerja keuangan perusahaan-perusahaan tercatat, meningkatkan daya tarik investasi di pasar modal.
Purbaya secara tegas menyatakan, "Tahun ini (IHSG) 10.000, itu bukan angka yang mustahil dicapai." Peningkatan profitabilitas perusahaan akan menjadi magnet bagi investor domestik maupun asing, mendorong aliran dana masuk ke pasar saham yang pada gilirannya akan mengerek naik nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Peran Kemenkeu dan Sinkronisasi Kebijakan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Salah satu faktor pendorong utama adalah kendali penuh Menkeu Purbaya atas Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selama setahun penuh mulai 2026. Sebelumnya, ia baru menjabat penuh sejak September 2025, yang berarti tahun ini ia memiliki waktu penuh untuk mengimplementasikan kebijakan ekonomi.
Purbaya menjelaskan, "Kan sekarang satu tahun penuh ini saya sudah bagian ekonominya bersama Gubernur BI dan lain lain. Kalau kemarin kan saya masih separuh-separuh, cuma seperempat malah." Pengelolaan kebijakan ekonomi yang lebih terkoordinasi di bawah kepemimpinannya diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan.
Sinkronisasi kebijakan dengan Bank Indonesia (BI) juga menjadi kunci penting untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan. "Harusnya dengan kebijakan yang lebih sinkron kita dengan bank sentral dengan yang lain-lain, ekonomi kita bisa tumbuh lebih cepat," imbuhnya.
Kolaborasi erat antara kebijakan fiskal Kemenkeu dan kebijakan moneter BI akan menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih stabil dan kondusif bagi investasi. Ini akan mendorong keuntungan perusahaan dan menarik lebih banyak investor ke pasar saham Indonesia. Purbaya menambahkan, "Itu akan melandasi pertumbuhan keuntungan perusahaan juga. Investor-investor yang jeli, jangan sampai ketinggalan."
Data perdagangan BEI pada Jumat, pukul 11.50 WIB, menunjukkan IHSG tercatat menguat 77,96 poin atau 0,90 persen berada di level 8.724,90. Sementara itu, frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.808.057 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,83 miliar lembar saham senilai Rp11,86 triliun. Sebanyak 461 saham naik, 219 saham menurun, dan 119 tidak bergerak nilainya.
Sumber: AntaraNews





















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483341/original/030961800_1769382685-Pembangunan_di_atas_danau_di_Depok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/679846/original/ilustrasi-penganiayaan-140520-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483329/original/055706900_1769381070-Eks_Napiter_di_Lampung_berinisial_JMD.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483328/original/072840600_1769380392-Direktur_Reskrimum_Polda_Sumut__Kombes_Pol_Ricko_Taruna_Mauruh.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483288/original/073482700_1769357867-000_93XG7YK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483285/original/058893000_1769356791-Screenshot_20260125_221700_Instagram.jpg)























